Cara Ruqyah dengan Mudah dan Efektif

al-‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit,..

Cara Ruqyah dengan Mudah dan Efektif

apa itu ruqyah ?

al-‘udzah (sebuah perlindungan) yang digunakan untuk melindungi orang yang terkena penyakit, seperti panas karena disengat binatang, kesurupan, dan yang lainnya.

Ruqyah terkadang disebut pula dengan ‘azimah (azimat). Fairuz Abadi berkata: “Yang dimaksud ‘azimah-‘azimah adalah ruqyah-ruqyah. Sedangkan ruqyah yaitu ayat-ayat Al-Qur`an yang dibacakan terhadap orang-orang yang terkena berbagai penyakit dengan mengharap kesembuhan.

Definisi lain tentang ruqyah ?

Menurut KKBI ruqyah adalah metode penyembuhan suatu penyakit dengan membacakan sesuatu kepada orang yang terkena gangguan jin, gila, sihir, dan kerasukan. Tetapi dalam islam ruqiyah merupakan suatu penyembuhan dengan membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa-doa yang mu’tabaroh kepada orang yang ingin diruqyah sesuai dengan ketentuan-ketentuan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sebagai mana yang dicontohkan pada masa Rasulullah SAW.

Didalam Al-Qur’an pada surah Al-Isro ayat 82 telah dijelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai obat untuk umat manusia. Ruqyah merupakan perbuatan yang ibadah, namun pada ruqyah menurut islam ini adalah membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan tidak melakukan hal yang dilarang dalam Al-Qur’an.

Ruqyah juga ada dua jenis ruqyah

  1. Diruqyah oleh orang lain. Ruqyah ini dilakukan melalui orang lain seperti yang sudah dijelaskan diatas.
  2. Ruqyah diri sendiri. Kita pun dapat meruqyah diri sendiri tanpa orang lain dengan cara banyak membaca ayat – ayat suci Al-Qur’an, berdoa, dan berdzikir kepada Allah SWT.

Manfaat dari metode Ruqyah

Ruqyah juga berkhasiat sebagai penangkal berbagai macam sihir. Namun untuk melakukan ruqyah kita perlu memahami bagaimana cara yang benar dalam syariat islam, yaitu:

  • Membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dengan lantang, fasih, dan benar.
  • Wajib adanya keyakinan dan niat untuk beribadah kepada Allah SWT dan dengan izin-NYA untuk mendapatkan kesembuhan.
  • Ruqiyah harus sesuai ajaran Rasulullah SAW.
  • Orang yang meruqyah perlu menjaga dirinya agar tidak terpengaruh oleh bisikan iblis atau setan.
  • Perlu menghilangkan dosa dan maksiat orang yang diruqyah dengan bertaubat kepada ALLAH SWT.

Cara – cara Meruqyah

  1. Persiapan.
  2. Membersihkan tempat ruqyah dari barang najis, tumbal, jimat, gambar, musik, alat musik, laki-laki memakai emas, perempuan tidak menutup aurat, dan pelanggaran syariat lainnya.
  3. Membersihkan penderita dari tumbal, penangkal, atau jimat yang dikenakannya.
  4. Memberi pelajaran aqidah kepada penderita dan keluarganya hingga menghapuskan ketergantungan hati kepada selain Allah.
  5. Menjelaskan tentang ruqyah syar’ iyyah dan perbedaannya dari ruqyah syirkiyyah.
  6. Mendiagnosis penderita dengan beberapa pertanyaan terkait penyakitnya, hal-hal yg dialami ketika tidur dan jaga, tentang mimpinya dan keluhan lainnya.
  7. Meminta penderita berwudu, menutup aurat, kalau pendrita wanita wajib disertai muhrimnya dan tidak menyentuh langsung.
  8. Berdoa kepada Allah agar membantu dan menolong menyembuhkan penderita.
  9. Membacakan ayat-ayat Alquran atau doa-doa ma’ tsur di depan penderita dengan suara nyaring dan tartil.
  10. Kalau penyakitnya karena gangguan jin atau sihir biasanya akan timbul reaksi tertentu atau jin di dalam tubuh penderita akan berbicara.
  11. Jangan terlalu banyak berbicara dengan jin, karena mereka suka berdusta. Bicaralah seperlunya dan nasehatilah jin itu, ajaklah masuk Islam, tuntun mengucapkan kalimat syahadat, suruh belajar Islam kepada jin muslim, dan perintahkan segera keluar dan tidak kembali lagi untuk selamanya.
  12. Kalau jin itu membangkang, bacakanlah lagi Alquran, insya Allah jin-jin itu akan tersiksa, panas, bahkan terbakar atau keluar dengan segera.
  13. Jika penyakitnya bukan gangguan jin, maka tidak akan terjadi reaksi tertentu, tetapi dengan izin Allah dan pertolonganNya penderita akan sembuh, insya Allah

Penderita yang telah sembuh, hendaknya :

  • Menjaga shalat berjamaah.
  • Tidak mendengarkan lagu dan musik.
  • Berwudhu dan membaca ayat kursi sebelum tidur.
  • Berbusana muslim ( menutup aurat) dalam kesehariannya.
  • Membaca basmalah setiap mengawali melakukan sesuatu aktivitas.
  • Tidak tidur sendirian.

Media yang sering digunakan peruqyah

  • Air Putih
  • Buah Kurma
  • Buah Dzuriat
  • Daun Bidara
  • Daun Kelor
  • Madu

Kenapa seseorang harus di Ruqyah ?

Ada saat waktunya jika seseorang muslim sudah malas melakukan ibadah dan aneh – aneh dalam perilaku sering melakukan kegiatan yang menyekutukan Allah dll, inilah keadaan seseorang harus di ruqyah…

  1. Kekuatan Sihir Jin
  2. Jin suka terhadap manusia
  3. Ketidaksengajaan atau sengaja manusia mengganggu jin

Jika ingin di ruqyah tetapi tidak susah harus cari pe ruqyah dll bisa tidak ?

InsyaAllah bisa, dengan menggunakan Habir (Habbasyifa dan Ekstrak Bidara)

Apa itu Habir ?,Habir sendiri adalah singkatan dari habbasyifa plus ekstrak bidara yang ber komposisi habbatussauda berjenis bubuk di kombinasikan dengan ekstrak bidara berjenis bubuk yang di kemas dalam kapsul berlabel halal oleh cv syifa herbal alami.

Baca Juga sekilas tentang Habir….

Kenapa Harus Habir ?

Habbasyifa Plus Ekstrak Bidara
  • Habir telah mengantongi izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yang di jamin keaslian dan khasiatnya.

Izin itu dengan Nomor register :

POM TR 113324281

Habir ini di formulasikan dari 100% murni habbatussauda dan 100% murni ekstrak bidara yang di padu padankan di kemas kedalam kapsul.

  • InsyaAllah Habir ini 3x lebih cepat di serap tubuh dari pada habbatussauda dan bidara biasa

Sumber

uii.ac.id/ruqyah-syariyyah-terapi-al-quran-untuk-penyembuhan/

http://www.abualbanicentre.com/ruqyah-syariah

Leave a Reply

Your email address will not be published.