Habbatussauda sebagai sumber energi

Habbatussauda sebagai sumber energi

habbatussauda / yang biasa disebut jintan hitam ini sudah kita ketahui dapat membantu memelihara suhu dalam tubuh.

satu hal yang sangat penting khususnya pola makanan ala barat menjadi tren dan tradisi yang kuat di dunia saat ini, seperti konsumsi :

  • Es krim
  • Lemak
  • Pizza
  • Keju
  • Hamburger
  • dll

yang mana dari itu menghabiskan energi vital kita, sehingga memicu terjadi munculnya berbagai macam penyakit. karena dalam Habbatussauda sendiri terdapat zat – zat yang di perlukan tubuh, seperti :

  1. minyak esensial 1,4%
  2. Carvone 21.1%
  3. Alfa-Pinene 7.4%
  4. Sabinene 5.5%
  5. Beta-Pinene 7.7%
  6. P-cymene 46.8%
  7. Lain – lain 11.5
  8. Asam Lemak Minyak Habbatussauda
  9. Myristic Asam (C14:0) 0.5%
  10. Palmitic Asam (C16:0) 13.7%
  11. Palmitoleic Asam (C16:1) 0.1%
  12. Stearic Asam (C18:0) 2.6%
  13. Oleic Asam (C18:1) 23.7%
  14. Linoleic Asam (C18:2) (omega-6) 57.9%
  15. Linolenic Asam (C18:3n-3) (omega-3) 0.2%
  16. Arachidic Asam (C20:0) 1.3%
  17. Protein 21%
  18. Carbohydrates 35%
  19. Fats 35-38%

Cara mengkonsumsi Habbatussauda untuk menjadi sumber energi ?

  1. Ambil Habbatussauda Jenis Kapsul 2 – 3 butir
  2. Minum sehari 1 x setelah makan

*Setiap tubuh orang akan berbada hasilnya

Baca juga…….

Baru – baru ini, berbagai penelitian tentang habbatussauda membuktikan bahwa ia berperan penting menguatkan dan meningkatkan aktivitas sistem kekebalan tubuh manusia, karena kemampuan tubuh dalam melawan serangan berbagai macam penyakit terkait dengan sistem kekebalan.

dengan menguatkan sistem kekebalan ini bahwa habbatussauda bahwa habbatussauda dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, termasuk jenis penyakit kanker dan pernafasan.